Bolehkah Qurban Online?

 

Tidak terasa kita sudah hampir 3 bulan berada di rumah saja. Namun, angka peningkatan status positif sendiri jika diperhatikan masih belum menunjukkan indikasi yang signifikan terkait kapan kita bisa leluasa keluar rumah lagi. Vaksin yang menjadi kuncinya juga masih dalam tahap pengembangan dan diprediksi baru akan selesai tahun depan.

Lantas, apa yang harus kita lakukan jika kegiatan keluar rumah ini menyangkut hal-hal seperti ibadah?

Beberapa waktu yang lalu, kita baru saja merayakan Hari Idul Fitri. Untuk menyikapi keadaan pandemi ini, shalat Idul Fitri dilakukan di rumah. Bahkan, shalat Idul Fitri pun dilakukan di rumah. Kegiatan mengunjungi rumah sanak saudara untuk bersilaturahmi digantikan melalui media online seperti video call. Beberapa juga bersilaturahmu dengan mengirim bingkisan-bingkisan kue lebaran dengan kartu-kartu ucapan.

Lantas, bagaimana dengan Idul Adha?

Meriahnya hari Idul Adha biasanya diiringi dengan kegiatan mencari hewan qurban dengan berkeliling ke pedagang-pedagang di penjuru kota. Kemudian pada hari Idul Adhanya, kita menonton pemotongan hewan qurban ramai-ramai bersama warga sekitar. Lalu, melakukan pendistribusian daging qurban. Beberapa bahkan mengantre untuk mendapatkan jatahnya lebih cepat.

Dengan keadaan yang seperti ini, tentu kita tidak bisa melakukan hal-hal tersebut.

Namun, seperti layaknya Idul Fitri, kegiatan Idul Adha juga bisa dilakukan dari rumah saja. Caranya adalah dengan melakukan Qurban Online.

Melaui Makna Qurban, kita dapat memilih dan membeli hewan qurban kita secara online untuk diantar ke rumah melalui produk Qurban Antar. Namun, jika ternyata komplek setempat kita melarang kegiatan pemotongan hewan qurban, maka kita juga bisa membeli produk Qurban Desa. Melalui Qurban Desa, hewan qurban akan dipotong di desa yang membutuhkan, kemudian langsung disalurkan di desa tersebut juga. Setelahnya, kamu akan mendapatkan bukti berupa foto dan juga video dokumentasi kegiatan qurban di desa tersebut.

Memangnya boleh, Qurban Online? Nah, berdasarkan Ustadz Dr. Ahmad Zain An-Najah, Ma, hukum Qurban Online itu sah-sah saja asalkan :

1. Barangnya Jelas

Hal ini meliputi ada atau tidak barang tersebut.

2. Kriterianya Jelas

Untuk qurban online sendiri, penyedia jasa harus menjabarkan spesifikasi dari hewan qurban tersebut, mulai dari jenis hewan, warna dan berat dari hewan qurban tersebut.

3. Barangnya Bisa Dilihat

Aturan ketiga ini bisa penuhi dengan adanya foto atau video dari penyedia jasa.

Jasa Qurban Online yang disediakan oleh Makna Qurban sudah memenuhi syarat-syarat Qurban Online tersebut.  Jadi, sudah nggak ragu kan untuk #QurbanFromHome lewat Makna Qurban?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib dibuat.

Chat WhatsApp